TEKANAN DARAH TINGGI WASPADALAH…

Oleh: dr. Supono 

Tekanan darah adalah suatu mekanisme yang dibutuhkan oleh tubuh agar darah dapat mengalir keseluruh tubuh melalui pembuluh darah yang sangat panjang dan berliku dengan mengangkut nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh kemudian membawa kembali hasil-hasil sisa metabolisme dan carbon dioksida ke paru untuk dikeluarkan. Siklus ini berjalan secara kontinu untuk menjamin perfusi ke jaringan dan organ.

Apabila tekanan darah terlalu rendah yang di sebut dengan hipotensi, maka akan menyebabkan suplai darah ke organ organ tubuh akan terganggu. Sebaliknya, bila tekanan darah terlalu tinggi, organ-organ tubuh juga akan terganggu fungsinya. Pada keadaan tekanan darah rendah atau hipotensi lebih sering tidak bergejala.

Demikian halnya pada keadaan dimana tekanan darah yang tinggi atau hipertensi, juga sering sekali tanpa keluhan dan gejala yang khas, akan tetapi walaupun tidak terdapat keluhan yang dirasakan, hal tersebut tidak lantas dibiarkan, apalagi kalo tekanan darah sudah sangat tinggi. Hal tersebutlah yang menjadi penyebab diabaikannya keadaan tekanan darah tinggi. Hipertensi dibagi dalam dua golongan yaitu 95% adalah hipertensi primer dimana tidak diketahui penyebabnya dan sisannya adalah hipertensi sekunder (sudah di ketahui penyebabnya).

Diagnosis yang pasti untuk hipertensi adalah berdasarkan pengukuran tekanan darah dengan alat tensimeter. Menentukan seorang penderita hipertensi serta pengobatannya adalah keputusan yang sangat penting, karena pada penderita hipertensi yang beresiko tinggi, keterlambatan pengobatan selama 3 bulan saja juga akan meningkatkan resiko terjadinya kerusakan target organ terutama resiko terjadian penyakit jantung ( kardivaskular ) menjadi dua kali lipat.

Pada umumnya masyarakat kita baru mencari pertolongan untuk hipertensinya apabila sudah timbul gejala seperti pusing, sakit dileher atau tengkuk atau keluhan vertigo. Kepatuhan pasien terhadap hipertensi juga berkaitan dengan pengobatan yang seumur hidup. Hipertensi yang tidak terkontrol inilah yang banyak menyebabkan meningkatnya faktor resiko penyakit jantung koroner serta komplikasi terhadap organ lainnya. Gejala hipertensi biasanya muncul setelah terjadi kerusakan target organ, dimana keluhan sesuai target organ yang terkena. Misalnya pada organ jantung, bisa terjadi gagal jantung dengan gejala sesak nafas dan bengkak pada tungkai serta terjadi pembesaran ukuran jantung atau terjadi penyakit jantung koroner.

Hipertensi adalah merupakan salah satu faktor resiko untuk terjadinya penyakit jantung koroner. Penderita hipertensi mempunyai resiko dua kali lipat mendapat penyakit jantung koroner dibanding dengan seseorang tanpa hipertensi. Dan resiko ini menjadi berlipat ganda apabila orang tersebut juga mempunyai faktor resiko lain seperti diabetes melitus, kolesterol tinggi dan kebiasaan merokok. Resiko tersebut juga menjadi berlipat seiring dengan bertambahnya usia.

Pasien dengan hipertensi tetapi usianya masih muda, mempunyai resiko lebih rendah dibandingkan dengan pasien hipertensi pada usia lanjut. Walaupun demikian, hipertensi pada usia muda juga harus mendapat penanganan yang baik, sebab bila dibiarkan dapat mengarah menjadi kondisi beresiko tinggi yang bisa bersifat irreversible seiring bertambahnya usia. Maka dari itu pentingnya pananganan yang benar dan tepat sedini mungkin untuk mencegah terjadinya resiko kardiovaskular.

Efek hipertensi ini tidak dirasakan seketika, akan tetapi berakibat pada kerusakan organ-organ vital di kemuadian hari. Butuh waktu yang lama dan berjalan secara terus menerus. Organ tubuh yang rusak oleh karena hipertensi adalah antara lain,: jantung, ginjal, otak dan  mata. Semakin tinggi tekanan darah, semakin tinggi resiko untuk terjadinya penyakit jantung kororner (PJK), stroke, gagal jantung dan gagal ginjal.

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang cukup tinggi angka kejadiannya di dunia. Angka kejadian bisa mencapai 25% dari jumlah penduduk. Dan angka tersebut juga meningkat seiring meningkatnya usia seseorang . serta penyebab kematian yang cukup tinggi. WHO melaporkan bahwa hampir separo kejadian serangan jantung didasari oleh tekanan darah yang tinggi.

Sudah diketahui sejak lama bahwa ada hubungan yang positif antara kematian oleh karena penyakit jantung koroner dengan hipertensi. Hipertensi yang berlangsung lama, akan mengganggu kualitas pembuluh darah terutama dinding pembuluh darah sehingga menyebabkan adanya penyempitan pembuluh darah oleh karena kerak yang tertibun pada dinding pembuluh darah atau karena elastisitasnya yang menurun. Hal tersebut juga terjadi pada pembuluh darah koroner pada organ jantung. Hipertensi juga menyebabkan dinding jantung menjadi tebal, terutama jantung kiri. Dan hal ini akan mempengaruhi performa dari jantung tersebut dalam hal fungsinya yaitu memompa darah keseluruh tubuh. kemampuan pompa jantung akan menurun yang lama kelamaan akan bermanifestasi menjadi gagal jantung.

TEKANAN DARAH

  1. Tekanan darah optimal, jika nilai sistolik/diastolik berada di bawah 120/80 mmHg
  2. Tekanan prahipertensi, jika nilai sistolik berada di antara 120-139 mmHg dan nilai diastolik berada diantara 80-89 mmHg
  3. Tekanan darah hipertensi, jika nilai sistolik/diastolik 140/90 mmhg atau lebih.

Klasifikasi hipertensi menurut JNC VII

Klasifikasi Sistole (mmHg) Diastole (mmHg)
Normal <120 <80
Prehipertensi 120-139 80-89
Hipertensi stage 1 140-159 90-99
Hipertensi stage 2 ≥160 ≥100

 

Cara pengukuran tekanan darah adalah hal yang paling penting, sebab apabila salah dalam hal pengukuran tekanan darah akan memberikan hasil yang keliru sehingga usaha penanganan hipertensi tidak akan tepat atau bisa gagal. Cara pengukuran tekanan darah mempunya prosedur tersendiri, yaitu; pasien tidak boleh baru selesai makan atau sedang mengalami kecemasan, setengah jam sebelum pengukuran,pasien tdk boleh minu kopi, teh atau merokok dan tidak sedang mengkonsumsi obat-obat yang kerjanya merengsang saraf simpatis. Pengukuran sebaiknya dilakukan dengan posisi pasien terbaring dengan terlebih dahulu istirahat 5 – 10 menit. Sebelum dibuat diagnosis hipertensi diperlukan pengukuran berulang paling tidak pada 3 kesempatan yang berbeda selama 4-6 minggu.

Canadian hypertension Education Program Recombinations (2005), memiliki cara sederhana untuk menentukan penderita hipertensi yang perlu mendapat pengobatan, yaitu:

  • Pasien yang pada saat kunjungan pertama memiliki tekanan darah >180/100 mmHg, atau kurang dari 180/100 mmHg tetapi sudah terjadi kerusakan target organ seperti jantung, otak, ginjal dan mata, atau pasien pasien yang digolongkan pada hipertensi emergensi atau urgensi, maka pasien tersebut sudah bisa di diagnosis sebagai hipertensi dan dapat lansung diberi pengobatan dengan obat-obat anti hipertensi.
  • Pasien pada saat kunjungan pertama memiliki tekanan darah 140-170/90-109 mmHg, akan tetapi tidak ada riwayat hipertensi sebelumnya, maka dapat dianjurkan untuk diit rendah garam dan merubah pola hidup, kemudian dilakukan pengukuran ulang. Pada kunjungan berikutnya ternyata tekanan darahnya meningkat, maka penderita ini sudah dapat didiagnosis sebagai hipertensi dan bisa di beri obat anti hipertensi. Tapi bila sebaliknya, pada kunjungan kedua tekana darah turun, dilakukan follow-up. Pada kunjungan ke tiga, apabila tekanan darah meningkat dari sebelumnya, atau memiliki tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg, maka dapat didiagnosa sebagai hipertensi dan dapat diberi obat anti hipertensi.

PEMERIKSAAN PENUNJANG UNTUK HIPERTENSI

JENIS PEMERIKSAAN ALASAN
Urinalisis untuk darah dan protein, elektrolit dan kreatinin darah Dapat menunjukan penyakit ginjal baik sebagai penyebab atau disebabkan oleh hipertensi.
Glukosa darah Untuk menyingkirkan diabetes atau intolerensi glukosa
Kolesterol HDL dan kolesterol total serum Membantu memperkirakan resiko kardiovaskular di masa mendatang
EKG Untuk menetapkan adanya pembesaran jantung kiri

OBAT OBAT ANTI HIPERTENSI

Lima golongan obat yang diterima secara universal sebagai obat anti hipertensi adalah:

a)      Diuretik

b)      Anti-adrenergik

c)      Vasodilator

d)      Calcium Channel Blockers

e)      Obat-obat yang bekerja pada sistem RAA (Renin Angitensin Aldosteron)

Dalam pengobatan hipertensi, salah satu penyulitnya adalah ketidakpatuhan pasien dalam minum obat, serta rendahnya kesadaran pasien akan pentingnya pengobatan secara dini untuk meminimalkan kerusakan target organ.

Tujuan pengobatan hipertensi adalah menurunkan morbiditas dan mortalitas serta memperbaiki kualitas hidup pasien. Jadi pengobatan hipertensi tidak sekedar menurunkan tekanan darah atau sekedar mencegah kerusakan target organ, tetapi sudah ke arah pencegahan kerusakan endotel dan menghambat aterosklerosis. Target yang dianjurkan adalah < 140/90 mmHg tanpa melihat umur. Tekanan darah masih dapat diturunkan lebih rendah lagi bila pasien masih dapat mentoleransi penurunan tekanan darah. Bahkan pada penelitian hipertensi yang mengenai populasi sangat tua melaporkan bahwa pasien umur >80 tahun masih bermanfaat apabila dilakukan pengobatan artinya masih tampak penurunan angka kematian dan kesakitan. Akan tetapi ada pasien apabila tekanan darahnya diturunkan sampai target yaitu 120/80 mmHg mungkin akan memperburuk kondisi yang sudah ada misalnya strok. Oleh sebab itu mempertimbangkan resiko kardiovaskuler total dan kerusakan organ target merupakan faktor penting dalam strategi pengobatan.

Studi epidemiologi di USA dan beberapa negara lain melaporkan bahwa prevalensi pasien prehipertensi adalah ± 30%. Penanggulangan pasien prehipertensi adalah secara nonfarmakologis atau modifikasi pola hidup, termasuk menurunkan berat badan, relaksasi, diit rendah garam, berhenti merokok, olah raga teratur dan bagi yang memiliki risiko tinggi misalnya diabetes mellitus, penyakit ginjal kronis, penyakit jantung koroner atau stroke, selain modifikasi pola hidup sebaiknya ditambah obat antihipertensi.

Pasien yang sudah mengalami hipertensi, modifikasi pola hidup tetap merupakan komponen penting dalam pengobatan. Sebagian pasien hipertensi derajat 1 dapat terkontrol dengan baik melalui perubahan pola hidup. Pada study TOMHS, 1993 menunjukan bahwa modifikasi pola hidup dapat menurunkan tekanan darah sama efektifnya dengan obat antihipertensi pada pasien-pasien dengan hipertensi ringan.

Tidak ada obat antihipertensi yang paling baik dan tidak ada juga obat antihipertensi yang tidak baik. Yang ada adalah obat antihipertensi yang paling cocok. Pada pasien hipertensi ringan, pengobatan dimulai dengan obat tunggal dan dosis rendah. Apabila setelah satu atau dua bulan pemberian obat tekanan darah menurun namun belum terkontrol maka dosis obat dapat ditingkatkan. Tetapi bila tekanan darah sama sekali tidak berubah maka sebaiknya diganti dengan obat jenis lain. Pada hipertensi sedang atau berat biasanya memerlukan kombinasi dua atau tiga jenis obat. Untuk memperbaiki kepatuhan maka dapat dipertimbangkan obat dengan fixed-dose combination, artinya kombinasi dua atau lebih obat dalam satu tablet/kapsul.

Apabila pasien telah diberikan tiga jenis obat antihipertensi masih gagal mencapai target, maka pasien tersebut digolongkan dalam kelompok hipertensi resisten dan sebaiknya dikonsulkan ke klinik hipertensi untuk mencari penyebab resistensinya.

Pasien yang sudah mencapai target harus di follow-up secara teratur. Berapa lama kunjungan tergantung dari berat ringannya hipertensi dan komplikasinya. Apabila selama satu tahun atau lebih tekanan darah dapat dikontrol secara baik (tentu dengan modifikasi pola hidup) maka dapat dipertimbangkan pengurangan obat atau dosis obat secara bertahap.

Referensi:

1) Gray,Dawkins,Morgan & Simpson, Lecture note Kardiologi,Edisi keempat,Erlangga,2005, 57-69.

2) Prof. Dr. Peter Kabo Phd, MD (Melb.Uni), Bagaimana menggunakan obat-obat kardiovaskular secara rasional,FKUI,2010, 63-102.

3) Dr. A. Fauzi Yahya, Sp.JP(K), FIHA, Menaklukan pembunuh no.1, Mencegah dan Mengatasi Penyakit Jantung Koroner secara Tepat dan Cepat, Qanita, 2010, 37-44.

 

Category: Uncategorized
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.
8 Responses
  1. Pleased to end up being going to your blog once again, it’s been days for me personally. Nicely, this is actually the article which I have already been anxiously waited for so long. Thanks,

  2. A formidable share, I simply given this onto a colleague who was doing slightly analysis on this. And he actually purchased me breakfast because I discovered it for him.. smile. So let me reword that: Thnx for the treat! But yeah Thnkx for spending the time to discuss this, I feel strongly about it and love reading more on this topic. If possible, as you become expertise, would you thoughts updating your blog with more details? It is extremely useful for me. Big thumb up for this weblog submit!

  3. buy viagra says:

    Hi there, just changed into aware of your blog through Google, and found that it is really informative. I’m gonna watch out for brussels. I’ll appreciate in the event you continue this in future. Numerous other folks can be benefited out of your writing. Cheers!

  4. Nicely, this is my very first visit for your weblog! We’re a group of volunteers and beginning a model new initiative in a group throughout the same niche. Your weblog provided us helpful data to work on. You’ve got carried out a marvellous job! Anyway, in my language, there are not a lot good supply like this.

  5. You can find helpful points in time in this posting but I don’t comprehend if I see all of them target to heart. There is some validity however I will bring hold opinion until I check out this further. Excellent post , thanks and we would like more! Added to FeedBurner as well

  6. I like this weblog so much, saved to my bookmarks .

  7. Wonderful goods from you, man. I’ve understand your stuff previous to and you’re just extremely wonderful. I really like what you’ve acquired here, certainly like what you’re stating and the way in which you say it. You make it enjoyable and you still care for to keep it sensible. I cant wait to read far more from you. This is actually a terrific website.

  8. I was very happy to seek out this internet-site.I wished to thanks to your time for this wonderful read!! I positively enjoying every little little bit of it and I have you bookmarked to take a look at new stuff you blog post.