Cincau, Minuman Pengendali Hipertensi

Oleh: dr. Yunita Leksono

Hipertensi atau yang awamnya dikenal dengan darah tinggi, dapat menyebabkan terjadinya penyakit stroke, serangan jantung, gagal jantung, serta gagal ginjal. Hipertensi sendiri didefinisikan sebagai tekanan darah ≥ 140/90 mmHg. Hipertensi menurut JNC 7 dibagi menjadi beberapa stadium, yaitu :

Klasifikasi tekanan darah Tekanan darah sistolik (mmHg) Tekanan darah diastolik (mmHg)
Normal < 120 dan < 80
Prehipertensi 120 – 139 atau 80 – 89
Hipertensi stadium 1 140 – 159 atau 90 – 99
Hipertensi stadium 2 ≥ 160 atau  ≥ 100

Awal pengobatan hipertensi adalah dengan perubahan gaya hidup, termasuk didalamnya pola makan sehari-hari seperti mengurangi kadar garam. Penderita hipertensi juga disarankan untuk mengkonsumsi cincau. Dalam penelitian Prof. Dr. Sardjito, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, tahun 1966 terbukti bahwa cincau dapat menurunkan tekanan darah. Para pasien hipertensi berusia > 40 tahun diminta untuk meminum air perasan daun cincau segar sebanyak 2x sehari. Hasilnya didapatkan penurunan tekanan darah yang signifikan.

Jeli cincau , baik yang hijau maupun hitam, mempunyai efek yang sama dengan air perasan daunnya, yaitu dapat menurunkan tekanan darah karena mengandung alkaloid tetrandine yang bersifat antioksidan. Grass jelly alias cincau berbeda dengan agar-agar yang terbuat dari rumput laut. Jeli ini terbuat dari peremasan dan perendaman daun tanaman cincau dalam air. Jeli tradisional berwarna hitam dan hijau ini sering jadi sajian pilihan saat cuaca panas atau berbuka puasa.

Tanaman cincau berasal dari kawasan Asia, yaitu Cina, India, Filipina, sampai ke Indonesia. Warna dan konsistensi cincau bermacam-macam karena tumbuhan yang digunakan sebagai bahan cincau juga berbeda. Umumnya ada dua jenis cincau, yaitu cincau hitam dan cincau hijau.

Kandungan Gizi

per 100 g daun cincau

Energi 122 kkal
Karbohidrat 26 g
Protein 6 g
Lemak 1 g
Serat 6,23 g
Vitamin A 10,750 SI
Vitamin B1 80 mg
Vitamin C 17 mg
Kalsium 100 mg
Fosfor 100 mg
Sumber: Daftar Komposisi Bahan Makanan, Depkes

Cincau hitam

Terbuat dari daun tanaman Mesona palustris yang di Jawa dikenal dengan nama janggelan, dan tanaman cincau perdu Premna serratifolia. Daun cincau hitam berbentuk lonjong dan berujung runcing. Cincau hitam memiliki konsistensi kenyal dan padat seperti jeli.

Cincau hijau

Dibuat dari daun tanaman Cylea barbata yang tumbuh merambat menjadi tanaman pagar. Daunnya berwarna hijau pucat dengan bulu halus di permukaannya. Gelatin cincau hijau konsistensinya lebih lunak dan mudah hancur disbanding cincau hitam.

Saat membeli cincau, pilih cincau yang kenyal menyerupai jeli dan tidak berlendir. Hindari cincau yang terlalu kenyal, karena bisa jadi mengandung bahan pengawet berbahaya seperti boraks.

 

Category: Uncategorized
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.